14 September 2007

BReAK di Kicau NO:86 September 2007

guys,kita muncul lg di media cetak....just read this in case u dun get the latest Kicau at ur home....

LAUNCHING BREAK di MOE JAZZ HOUSE

Selamat datang di dunia film! Mulai 26 Agustus 2007, warga Bintaro Jaya yang menggandrungi film bakal dapat berharap lebih. Lebih mengakrabi, menagpresiasi dan bisa saja lebih serius mencintai film. Namun yang jelas, lebih banyak teman danrelasi tetap menjadi core dari sebuah komunitas.

Pada minggu siang yang cerah itu, Moe Jazz and Lounge menjadi lebih bernuansa film ketimbang musik jazz. Beberapa poster film lokal tampak dipajang sekeliling kaca kafe. Sesekali terlihat para anggora Break dengan kaos polo kebesaran mereka, menerima para pecinta film Bintaro yang terus berdatangan.

Mira Lesmana, penasehat Break hadir paling awal. Disusun Edwin, filmmaker muda serta Teddy Soeriaatmadja dan sang istri, Raihaanun. Slamet Rahardjo yang ditakutkan tidak hadir, akhirnya datang juga. Malah, mampu membuat suasana makin asyik dan acara jadi tambah seru. Belum lagi kita terhibur oleh parade film pendek, sudah ada games dan doorprizes dari Edward Forrer dan Bank Niaga. Seiring pemotongan kue tart Break secara simbolis oleh Slamet Rahardjo, Mira Lesmana dan Rio Aribowo,ketua Break, maka komunitas film ini resmi eksis di Bintaro Jaya.

Film,Bintaro dan Insan Film

Terbentuknya komunitas film Bintaro,Break bermula dari sebuah pemikiran sederhana: saya suka film, saya warga Bintaro Jaya dan Bintaro Jaya dihuni banyak insan film. Setelah memohon restu dari beberapa insan film yang tinggal di Bintaro Jaya serta pimpinan redaksi majalah kesayangan warga ini,maka muncullah iklan 'tantangan' kepada para warga untuk membentuk sebuah komunitas film.

Tak disangka-sangka, responnya luar biasa. Makinlama, jumlah warga yang terpikat makin bertambah. Hingga saat ini telah lebih dari 90 orang mendaftar. Baik via sms, telpon atau mendaftar langsung ke kantor redaksi Kicau Bintaro. Komunitas ini berhasil memikat warga yang berasal dari beragam kalangan,mulai dari pelajar, mahasiswa,karyawan kantoran, pengusaha,manager,musisi,chef sampai ibu rumah tangga. Wow..!!

Akhirnya,Break

Dari sekian banyak anggota yang mendaftar, akhirnya terpilih secara alami beberapa orang yang rela dan ikhlas mengorbankan sebagian kecil waktunya untuk memikirkan komunitas ini. Ya, komunitas ini harus memiliki nama, struktur, dan kegiatan yang harus dirancang ke depan. Setelah melalui voting yang selalu diadakan setiap memutuskan sesuatu, akhirnya terpilih nama Break (Bintaro Movie Freak) sebagai identitas.

Harapannya, Break mampu dijadikan rumah kedua bagi para warga Bintaro Jaya dan sekitarnya yang mencintai film dan mudah-mudahanmemberi kontribusi buat perfilman Indonesia. It's a BREAK time..Action !!


10 September 2007

BReAK THE WALL nya Lupus Entertainment

ada apa dgn BReAK?? ada apa dgn THE WALL??

Film THE WALL adalah garapan Hilman Hariwijaya yg terkenal dgn Serial LUPUSnya. Kali ini dgn bangga beradu di industri film Indonesia khususnya horror yg sedang marak akhir2 ini....
Untuk menghormati mas Hilman dan mbak Neesa sbg member daripada BReAK, maka atas permintaan mereka, BReAK akan membantu kegiatan promosi mereka dan skalian kami angkat sbagai event NGABUBURITnya BReAK....jadi,catat baik2 yah semuanya....event BReAK selanjutnya akan dilangsungkan:

Venue : Bintaro 21 Cineplex
Time : Senin, 17 September 2007, jam 16.00 WIB (to be confirm)
Acara : Nonton bareng, Diskusi, Meet and Greet, dll

Jadi buat yg berkesempatan hadir, kita nantikan kehadirannya....Semoga kita bisa bersama2 enjoy film ini, dan juga semakin mengikatkan tali silahturahmi warga2nya BReAK...

Mereka sudah memakai T-Shirt BReAK yg asli...apakah kamu sudah memilikinya juga??



Para sineas Indonesia telah mendukung kami dan memakai merchandise asli kami...

jika kalian ingin bergabung dgn kami, dan juga memakai t-shirt kebanggaan spt mereka ini....silakan menghubungi :


Kadek (081314900813)

Laguna (08161828770)

Cerita disebalik Launchingnya BReAK

Sori guys, being so long blm update2 apalagi crita di acara puncak BReAK yaitu Launching.maaf banget krn beberapa hal teknis yg mengakibatkan lambatnya proses update dari blog ini....gimana kalo skr kita pesen Pintu Kemana Saja nya Doraemon, jadi kita anggap ini flashback yahhh...kaya di film2 gitu....
26 Agustus 2007
Ini adalah hari yg ditunggu2 bagi seluruh rakyat BReAK,yaitu resminya BReAK lahir dan eksis di dunia perkomunitasan. Ba
nyak tamu VIP yang direncanakan akan datang pada acara kami, sebut saja Mira Lesmana (yg memang penasehat utamanya BReAK),Teddy Soeriatmadja,Edwin bahkan artis yg cukup senior yaitu Slamet Rahardjo.
Dukungan mereka sbg artis jg sineas yang namanya diperhitungan pada jagad seni Indonesia sangat2 berarti skali bagi komunitas spt kami yg masih baru lahir ini. Ada satu hal yg sbnarnya menyatukan kami semua, yaitu selain cinta akan film, kami semua bangga menjadi warga Bintaro Jaya.

Kita semua panitia sdh berkumpul di Moe Jazz Cafe and Lounge sejak pagi lagi, rasanya cukup berdebar menantikan momen bersejarah ini. Acara kami yang dijadwalkan mulai pada pukul 12siang, akhirnya diawali dulu dengan makan siang, sambil menunggu para tamu datang. Setiap tamu yg datang diwajibkan mengisi buku tamu dan mendptkan kupon makan di meja registrasi. Acara kami diadakan di Lounge lt 2nya Moe, tempat yang berkapasitas penuh utk 100org itu terisi hampir 3/4nya ketika acara dimulai.

Acara siang itu dipandu oleh 2 MC yg merupakan member BReAK juga yaitu Laguna (yg emg profesinya penyiar radio lho...dengerin trs KIS FM yah..) dan adik dari member kami Lina yaitu Nia...duo MC ini dpt membawa environment yg baik skali utk acara kami siang itu....
Diawali dengan games, lalu berturut2 dari Rio, mbak Mira sampai mas Slamet berkesempatan memberikan kata2 sambutan di acara ini. Stlah itu Launching ini betul2 ditandai dgn simbolis yaitu pemotongan kue tart. Kue tart cantik siang itu persembahan dari mbak Priska (member BReAK dgn latar pastry lho...)

Dlm acara kami, kami mendapat kehormatan atas diputarnya film pendek karya Edwin yg tlah memenangkan FFI2005 utk kategori film pendek yaitu Kara dan Anak Sebatang Pohon. Film pendek fenomenal ini tlah menjadi kebanggaan kita jg krn berjaya berlaga di pentas International sebangsanya Cannes Film Festival.
Kalau boleh direlay balik film berdurasi 9 menit ini yg tadinya ditolak oleh pihak IKJ itu sbagai bagian dari tugas akhir seorang Edwin, ternyata dpt berlaga dgn luar biasa di pentas internasional....Edwin,kami bangga dgnmu, kami bangga krn anda adalah bagian dari BReAK :)

Tadinya kami tlah merencanakan utk memutar film pendek Luxnya Dian Sastro, tapi krn kendala teknis yg tak dpt dihindari, maka kami akhirnya memutar thriler film terbaru Edwin yang akan keluar dlm Feb2008 yaitu Babi Buta yg Ingin Terbang.
Tak lupa kami juga memutar film pendek karya anak2 BReAK,dgn directornya teman kita Ferdy Kuntoro....film yg mengangkat kisah cinta Nico dan Nia itu (ehhhm,dlm film aja kok....;p ) sukses menghibur para tamu, diakhiri dgn gelak tawa para tamu termasuk tamu VIP kita melihat ending daripada film tersebut....jgn lupa yah anak2 BReAK,ditunggu lagi hasil karyanya yg lain,jgn cumen stop di film itu aja,hehehe....

Stlah pemutaran film pendek, lalu diselingi beberapa games, kami juga membuka forum terbuka dimana para sineas tamu VIP kami (Mira Lesmana, Teddy S,Edwin,Chandra Endroputro) dpt diskusi scara langsung dgn para tamu.

Acara berlangsung hingga hampir pukul 4 petang, dan diakhiri dgn foto bersama baik para tamu jg panitia sendiri dgn tamu2 VIP kami tersebut. Kami merasa lega bahwa acara yg telah kami tunggu berbulan2 lamanya tlah berjalan dgn baik, bahkan sangat baik adanya.

Kami akan terus menantikan dukungan dari kalian semua agar BReAK dpt berjalan sampai selama2nya, tolong dukung kami yah utk melancarkan agenda2 yg kami akan jalankan nantinya....sampai jumpa di event2 BReAK selanjutnya...